Home visit (part 2)

Berburu info dari rumah ke rumah

Jumat, 4 Desember 2020

Karya : Siti Marwanah

Matahari masih malas menampakkan wajahnya karena tertutup awan, saat motor Vario yang selalu menemani perjalanan selama ini memasuki area parkir sekolah tempatku bertugas. Aku pun melangkahkan kaki ke ruang lab TIK, tempat yang menjadi favorit para guru sejak pembelajaran daring diberlakukan hampir di seluruh sekolah di Nusantara ini termasuk di tempatku bertugas juga tidak luput dari aturan tersebut.

Beberapa guru sudah tampak asyik dengan laptop di depannya, mereka sibuk mempersiapkan soal yang akan digunakan saat PAS (penilaian akhir semester) yang tinggal beberapa hari lagi. Tidak beberapa lama terlihat empat orang siswa memasuki pelataran sekolah. Tampaknya mereka adalah para siswa yang saya kunjungi kemarin ke rumahnya. Wajah mereka sudah tidak asing lagi karena sekarang mereka sudah berada di bangku SMP kelas delapan. 

"Selamat pagi Bu guru"! Ungkap salah seorang dari mereka.

"Selamat pagi," jawabku sambil bangun dari kursi sembari menghampiri mereka semua.

"Ibu guru seneng banget melihat kalian menepati janji datang ke sekolah mengambil tugas yang belum kalian kerjakan." Ucapku memberikan apresiasi.

Saya pun mendampingi para siswa menuju ruang tata usaha. Dimana terdapat tumpukan arsip soal yang dimasukkan ke dalam map. Soal ini sudah disiapkan oleh masing-masing guru bidang studi. Setelah masing-masing orang mendapatkan tugas yang harus diselesaikan para siswa langsung pulang. Namun sebelum pulang saya dan para siswa membuat kesepakatan terkait dengan waktu pengumpulan tugas.

Saat keempat siswa pulang, disusul lagi oleh lima orang siswa untuk minta tugas. Saya pun memperlakukan hal yang sama kepada mereka. 

Setelah tidak ada lagi siswa yang datang kegiatan berburu informasi kami lanjutkan dihari kedua. saya dan Bu Wayan Karsini akan  ke mendatangi wilayah mendagi. Tempat ini kami pilih karena hari ini hari Jumat, waktu pulang sekolah lebih cepat dibandingkan hari biasanya. Kami berdua hanya memilih satu lokasi yang letaknya tidak terlalu jauh dari sekolah. 

Ada empat siswa yang akan kami kunjungi yaitu kakak beradik Ayang dan Rizki Harun serta dua orang lagi yaitu Idris serta Yusmairil. Disamping kami ingin tahu keadaan keluarga para siswa, kunjungan rumah kali ini juga dimaksudkan agar kami bisa bertemu dengan siswa kelas tujuh yang dari awal masuk kami sendiri tidak pernah bertatap muka. 

Tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai ke rumah kakak beradik Yayang dan Rizki Harun. Seorang ibu keluar sembari menggendong bayi yang ternyata orang tua dari kedua siswa. Kami duduk di teras rumahnya yang hanya beralaskan tanah sambil menunggu kedatangan Yayang dan Rizki Harun yang sedang bermain di rumah temannya.

Dengan wajah kaget melihat kami mendatangi rumahnya kakak beradik itu menghampiri dan langsung duduk. Setelah mendengar penyebab kami mengunjunginya mereka berjanji akan ke sekolah besok pagi untuk mengambil tugas dan langsung dikerjakan.

Dari keempat siswa yang kami kunjungi ternyata salah satunya sudah pindah ke pondok pesantren yang berlokasi di lelede. Sementara yang satu lagi kami temukan masih tidur saat kami sampai di rumahnya.

Dari hasil pengamatan saya selama beberapa bulan ini, siswa semakin malas mengerjakan tugas dari guru lebih dikarenakan efek dari kebosanan dan kejenuhan mereka mengikuti BDR (Belajar dari Rumah). Tugas dari guru dianggap suatu beban dan semua hal yang terkait dengan pembelajaran sedikit demi sediki mengikis rasa penasaran dan rasa senang. Mereka lebih menikmati game dan berselancar di medsos. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HOME VISIT